1. Bersihkan Permukaan Secara Rutin
Pel debu sederhana bisa digunakan, tetapi pastikan Anda membersihkan lantai secara teratur. Langkah ini penting jika area tersebut terkena mesin dan kendaraan bergerak yang menyebabkan goresan, yang pada gilirannya memungkinkan kotoran menumpuk.
Untuk pembersihan yang lebih menyeluruh, Anda dapat mencuci area tersebut dengan selang dan menggunakan alat pembersih yg terbuat dr karet untuk menggosok lantai. Jika Anda berencana untuk mengepel lantai, pastikan Anda menggunakan pel busa yang keras, karena pel tali dapat menyebabkan goresan permanen. jika lantai epoksi berada di luar ruangan dan terkena hujan, salju, dan lainnya, Anda harus menggosok lantai setidaknya sebulan sekali.
2. Hindari Sabun
Seperti yang disebutkan sebelumnya, untuk pembersihan rutin, Anda hanya perlu kain pel dan air hangat. Pembersih sabun berbahaya karena buih menciptakan efek kabur pada epoksi. Dengan penggunaan terus menerus, lapisan sabun yang kabur menumpuk dan mengikis epoksi. Namun, jika ada noda dan tumpahan yang membandel, Anda dapat mencoba menggosok lantai dengan sabun lembut atau detergen ringan.

3. Pembersihan tiitk tertentu
Menambah poin sebelumnya, beberapa noda hanya dapat diatasi dengan pembersihan. Anda dapat menggunakan pel dan air atau penyedot debu sesuai dengan sifat noda. Terlepas dari itu, karena epoksi adalah bahan tahan air, pembersihan noda bukanlah masalah besar.
4. Kondisi Khusus
Area industri pasti akan sangat kotor atau ternoda dengan bahan kimia keras. Dalam kasus seperti itu, pembersih bebas detergen dan kain pel tua yang bagus mungkin tidak cukup. Jadi, inilah yang dapat Anda lakukan…
A. Minyak Dan Bahan Kimia
Lantai epoksi di tempat parkir adalah yang paling sulit dirawat, oli mesin yang tumpah, bahan kimia, dan lainnya. Namun, Anda dapat menghemat waktu dan tenaga dengan sedikit hati-hati. Jika terjadi tumpahan yang tidak disengaja, pastikan bahan kimia tersebut tidak berada di lantai untuk waktu yang lama. Jadi harus segera dibersihkan dengan handuk atau lap. cat dan larutan abrasif lainnya juga harus segera dibersihkan untuk menghindari sesi pembersihan dan perbaikan yang melelahkan di masa mendatang.
B. Noda Karat
Noda karat bersifat kasar dan mengeras, yang dapat dikikis dengan penggosok dapur atau sikat yang lembut. Tapi pastikan Anda menggunakan air hangat alih-alih menggosoknya sampai kering. Perhatikan bahwa wol baja dan beberapa pembersih kimiawi terlalu keras untuk lantai. Selain itu, pembersih asam/jeruk berbahaya karena larutan ini melemahkan epoksi. Jadi, tanyakan penjual atau lihat beberapa ulasan online sebelum menggunakan produk pembersih. Biasanya, scrub lembut dan larutan pembersih sedang sudah cukup.
C. Jenis Kotoran Lainnya
Mulailah dengan membersihkan area dan singkirkan setiap benda di sekitar, terutama benda yang mudah pecah. Lanjutkan dengan menyapu atau menyedot lantai epoksi untuk menghilangkan kotoran, noda, dan lainnya yang terlihat.
Anda bisa menggunakan pel keras dan membersihkan area tersebut dengan air hangat atau panas, tergantung kotorannya. Jika noda tetap ada, Anda bisa membuat larutan amonia dan air bening. Cukup campurkan 2-3 ons amonia per galon air, celupkan kain pel ke dalam campuran, dan usapkan dengan kuat.