CSM

Tentang Kami

Sejarah

Berawal dari pengalaman Bapak Ir. Damardono bekerja di bidang jasa konstruksi kimia sejak tahun 1997, beliau mulai menyadari ada permasalahan yang bisa diolah dan dikembangkan, yaitu adanya kebutuhan akan aplikator yang memahami pengetahuan akan produk dan memiliki performa yang baik di lapangan.

Untuk menjawab permasalahan tersebut, beliau mulai mendirikan CSM pada tahun 2009. Pada tahun 2011 sampai dengan tahun 2015, perusahaan ini mulai membeli dan menggunakan mesin modern dan teknologi tinggi sehingga dapat meningkatkan pelayanan demi memenuhi kebutuhan pelanggan.

Selain itu, untuk pertama kalinya pada tahun 2011 akhirnya CSM telah diberikan oleh BASF Penghargaan sebagai mitra terbaik dengan predikat Best Preferred Partner, kemudian menyusul penghargaan Best Sales Contribution, dan Best Sales Achievement sebagai pengakuan atas kualitas sistem organisasi. Dengan demikian, telah terbukti bahwa CSM berperforma baik dalam bisnisnya dengan kualitas yang terjamin dari waktu ke waktu dan akan terus meningkatkan mutu dan pelayanan.

Hal tersebut dapat menjadi salah satu keuntungan dan peluang bagi CSM untuk memperluas bisnis dan mendapatkan kepercayaan pelanggan terhadap jasa yang ditawarkan. Hingga saat ini, CSM terus berkarya menangani ratusan perusahaan baik perusahaan nasional maupun perusahaan multinasional.

Visi

Menjadi perusahaan terdepan dalam memberikan solusi di bidang jasa aplikasi produk kimia konstruksi.

Misi

Pelayanan yang unggul mulai dari survey, perencanaan, hingga pengerjaan yang sesuai dengan standar mutu dan keamanan. Menjadi perusahaan terdepan dalam memberikan solusi di bidang jasa aplikasi produk kimia konstruksi.

Etos Kerja

Tim Kami

Ir Damardono

Ir Damardono

Direktur
Berkuliah di jurusan Teknik Sipil, Universitas Gajah Mada. Pernah bekerja sebagai Sales manager selama 10 tahun di Degussa Constructions Chemical Operation, yang selanjutnya berubah kepemilikan setelah diakuisisi oleh BASF dengan merk Master Builders Solutions.
Irna Widyaningsih SE

Irna Widyaningsih SE

Finance
Berkuliah di STIE Kerjasama Yogyakarta dan pernah bekerja sebagai konsultan di Pemerintahan Daerah Kota Bekasi selama 8 tahun, sebelum selanjutnya bergabung di Cipta Sarana Mandiri.
Dwina Salsabila ST. M.Sc

Dwina Salsabila ST. M.Sc

Engineering & Technical Operation
Berkuliah sarjana di Universitas Indonesia jurusan teknik dan mengambil gelar Master Degree di Kings College London. Sebelumnya bekerja di Shopee dan FMCG multinational Nestle. Sekarang menjabat sebagai Engineering & Technical Operation di Cipta Sarana Mandiri.
Donafeby Widyani , MBA, M.Mktg

Donafeby Widyani , MBA, M.Mktg

Sales & Marketing
Berkuliah sarjana di Universitas Indonesia dan mengambil gelar Master Double Degree di Institut Teknologi Bandung dan Macquarie University, Australia jurusan manajemen dan pemasaran. Sebelumnya pernah bekerja sebagai Management Trainee di salah satu BUMN.

Tim Yang Solid dan Berpengalaman

Perusahaan kami mengedepankan nilai kerjasama dan profesionalitas. Kerjasama tim terus dipupuk, begitupun dengan pelatihan soft skill maupun hard skill agar karyawan kami dapat menjawab kebutuhan pelanggan.

kebersamaan tim - About

Fakta Menarik

Proyek Terluas: Djarum Oasis

  • Luas proyek: 142.881 m² (setara dengan 381 lapangan futsal)
  • Lokasi: Kudus, Jawa Tengah – Jarak yang cukup jauh dari kantor pusat memerlukan strategi logistik dan akomodasi yang matang.

Tantangan:

  • Keterbatasan fasilitas listrik → Penggunaan genset menjadi solusi utama untuk mendukung kelancaran proyek.
  • Koordinasi yang ketat → Diperlukan kerja sama yang optimal dengan kontraktor lain guna memastikan lantai yang masih basah tidak mengalami kerusakan.

Keberhasilan proyek ini membuktikan bahwa CSM tidak hanya unggul dalam aspek teknis, tetapi juga memiliki kapabilitas manajemen proyek berskala besar. Kami bangga dapat berkontribusi dalam proyek ini dan membuktikan kompetensi kami dalam menghadapi tantangan logistik serta koordinasi yang kompleks.

Proyek Tertinggi: Garuda Wisnu Kencana (GWK)

Pekerjaan waterproofing pada proyek Garuda Wisnu Kencana (GWK) merupakan tantangan besar mengingat skala dan kompleksitasnya:

  • Ketinggian mencapai 120 meter (setara dengan 70 orang dewasa yang berdiri tegak).
  • Sebanyak 754 modul harus dipastikan memiliki ketahanan terhadap cuaca ekstrem.
  • Penggunaan 1.300 ton besi, yang memerlukan perlindungan khusus dari risiko korosi.

Partisipasi CSM dalam proyek ini menjadi bukti nyata kompetensi perusahaan dalam menangani pekerjaan teknis berskala nasional dengan standar tinggi. Kami bangga dapat berkontribusi dalam salah satu ikon budaya Indonesia dan memastikan bahwa struktur monumental ini memiliki ketahanan jangka panjang terhadap cuaca dan faktor lingkungan lainnya.