Banyak rumah memiliki pondasi beton untuk lantai dapur mereka. Beberapa pemilik rumah juga memutuskan untuk merombak dapur mereka dengan menghilangkan lantai vinyl atau ubin keramik untuk mengekspos beton dan memasang pelapis epoksi sebagai gantinya. Beberapa rumah yang saat ini sedang dibangun pun menggunakan lantai epoksi untuk dapur mereka, bukan ubin tradisional. Namun pertanyaannya apakah cocok?
- Apakah Kaki Tidak menjadi Dingin?
Lantai epoksi tidak lebih dingin dari lantai keramik. Malahan jika Anda sedang merenovasi dapur atau membangunnya dari awal, Anda dapat memasang sistem penghangat di lantai dapur Anda. Panas memancar melalui lapisan epoksi untuk memastikan kaki Anda sehangat yang Anda butuhkan. Tetapi bahkan tanpa penghangat, pelapis epoksi biasanya memiliki suhu yang sama dengan lantai vinyl atau kayu.
- Bukankah Beton Keras di Kaki?
lantai ubin tidak dikenal nyaman. Dan lantai epoksi dapat dimodifikasi sehingga memiliki rasa nyaman saat Anda menginjaknya.

- Bukankah Epoksi Terlalu Licin untuk Dapur?
Memang benar bahwa lantai epoksi mengkilap di area komersial bisa jadi licin saat basah, tetapi lantai tersebut memang berfokus pada penampilan, bukan fungsionalitas. Sehingga lantai epoxy komersil berbeda dengan pelapis epoksi untuk lantai dapur Anda.
Perbedaannya adalah dengan menambahkan tekstur atau pelapis anti selip pada pelapis epoksi Anda. Sehingga lantai Anda dapat memiliki cengkraman yang lebih baik daripada yang ditawarkan oleh ubin. Faktanya, banyak dapur komersial di restoran menggunakan lantai epoksi karena menawarkan cengkeraman yang lebih kuat dengan aplikasi yang tepat.
- Apakah Lantai Epoxy Mudah Dipelihara?
ya! Lantai epoksi mulus, jadi tidak ada makanan atau bakteri yang bisa bersembunyi di antara ubin. Karena tidak ada nat, mikroorganisme hampir tidak memiliki apa pun untuk menempel.